GRESIK, 10 September 2026 — Upaya memperkuat keterhubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri terus dilakukan SMK Assa’adah Bungah. Salah satunya melalui penyelenggaraan Job Fair SMK Assa’adah 2026 yang mempertemukan para pencari kerja dengan berbagai perusahaan dan mitra industri.
Mengusung tema “Dari Assa’adah Menuju Dunia Kerja: Membangun Koneksi Dunia Kerja dan Generasi yang Kompeten dan Berkarakter”, kegiatan tersebut mendapat antusiasme tinggi dari siswa, alumni, serta masyarakat pencari kerja. Sebanyak 670 pelamar tercatat mengikuti kegiatan yang menyediakan 459 lowongan pekerjaan dari berbagai bidang dan perusahaan.
Kepala SMK Assa’adah, H. Ainur Rofiq, S.T., mengatakan Job Fair tersebut menjadi salah satu upaya sekolah untuk mempertemukan lulusan dan calon tenaga kerja dengan kebutuhan industri, khususnya di wilayah Gresik Pantura dan sekitarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam membantu mengurangi angka pengangguran serta meningkatkan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.
“SMK Assa’adah selalu berupaya mengantarkan lulusan yang siap kerja. Hal yang membedakan job fair tahun ini dengan pelaksanaan 2024 lalu adalah adanya komitmen tindak lanjut hubungan kerja sama yang lebih komprehensif,” ujar Ainur Rofiq.
Ia menjelaskan, kerja sama antara sekolah dan dunia industri tidak berhenti pada proses rekrutmen tenaga kerja. Ke depan, sinergi tersebut diarahkan pada berbagai aspek pengembangan pendidikan vokasi, antara lain sinkronisasi kurikulum, Praktik Kerja Lapangan (PKL), program guru magang di industri, guru tamu, sertifikasi dan uji kompetensi, hingga dukungan beasiswa serta program Corporate Social Responsibility (CSR) di bidang pendidikan SMK.

22 Perusahaan Buka 459 Lowongan
Job Fair SMK Assa’adah 2026 melibatkan 22 mitra perusahaan yang didukung oleh 14 sponsor. Sejumlah perusahaan membuka booth serta menyediakan layanan walk-in interview untuk memberikan kesempatan kepada peserta mengikuti proses rekrutmen secara langsung.
Beberapa perusahaan yang berpartisipasi antara lain PT Xinyi Glass Indonesia, PT Indospring Tbk, PT Swabina Gatra (Semen Indonesia Group), PT Indomarco Prismatama Cabang Gresik, FIF Group Gresik, PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS), PT Tjokro Bersaudara Gresik, PT Aplus Pacific, PT Asuka Engineering Indonesia, serta BP3MI Jawa Timur.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan tamu undangan, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars YPPQ. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan Yayasan Pondok Pesantren Qomaruddin, Ismail Hamim, yang memberikan apresiasi terhadap konsistensi SMK Assa’adah dalam menyelenggarakan Job Fair.
“Pendidikan dan dunia kerja tidak dapat dipisahkan. Yayasan telah mengintegrasikan kelas vokasi hingga tingkat MA agar lulusan memiliki pilihan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun berwirausaha, dengan tetap melakukan evaluasi terhadap kompetensi lulusan setiap tahunnya,” tuturnya.
Kompetensi dan Karakter Jadi Modal Memasuki Dunia Kerja
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Zainul Arifin, menegaskan bahwa kompetensi teknis bukan satu-satunya faktor yang menentukan keberhasilan seseorang dalam memasuki dunia kerja.
Menurutnya, perusahaan saat ini juga semakin mempertimbangkan aspek sikap atau attitude, soft skill, kemampuan komunikasi, serta rekam jejak digital calon tenaga kerja.
“Perusahaan kini memberikan perhatian besar pada attitude, soft skill, kemampuan komunikasi, hingga rekam jejak digital,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para pencari kerja untuk memperhatikan kondisi kesehatan dengan melakukan pemeriksaan secara berkala. Hal tersebut penting agar calon pekerja tidak mengalami kendala ketika mengikuti tahapan Medical Check-Up (MCU) sebagai bagian dari proses rekrutmen perusahaan.
Job Fair kemudian secara resmi dibuka melalui prosesi Touch Hand Bersama yang melibatkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Gresik, Kepala SMK Assa’adah, Ketua YPPQ, dan Pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin.
Pembukaan turut dimeriahkan dengan penampilan seni tari tradisional oleh siswa SMK Assa’adah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arahan dari pihak Cabang Dinas Pendidikan, peninjauan booth perusahaan, serta sesi networking antara peserta dengan perwakilan industri.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan talkshow edukatif bersama BP3MI Jawa Timur yang memberikan wawasan kepada peserta mengenai peluang dan kesiapan bekerja, termasuk informasi terkait dunia kerja dan peluang kerja di luar negeri.
Integritas Menjadi Fondasi Karier
Pemangku Pondok Pesantren Qomaruddin, Dr. KH. M. Alauddin, Lc., M.SEI, dalam pesannya mengingatkan bahwa kompetensi harus berjalan beriringan dengan integritas dan karakter.
“Pertama yang menjadi dasar adalah bermoral dulu. Ayo yang dicari adalah yang amanah dan berakhlakul karimah,” pesannya.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki keterampilan teknis dan kompetensi profesional, tetapi juga membentuk sumber daya manusia yang memiliki integritas, tanggung jawab, dan akhlak yang baik.
Penyelenggaraan Job Fair SMK Assa’adah 2026 diharapkan dapat menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi antara lembaga pendidikan dan dunia industri, sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi lulusan dan masyarakat dalam memperoleh peluang kerja.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik Eko Agus Suwandi bersama Kasi BMK, jajaran Forkopimcam, Rektor Universitas Qomaruddin, para guru SMK, serta pimpinan perusahaan mitra dan sponsor.